Konservasi Energi

Konservasi Energi adalah cara untuk mengurangi pemborosan energy baik sumber energy terbarukan maupun sumber energy tak terbarukan. Sumber energi energi terbarukan adalah sumber energi yang berasal dari alam jika digunakan tidak akan habis karena siklus pembaruannya cepat. Contohnya air, sinar matahri, dan angin. Tetapi walaupun sumber energinya dapat diperbarui kita tidak boleh berlebihan dan melestarikan dalam penggunaannya karena hal tersebut dapat merusak alam yang berakibat susah untuk mendaatkan energinya lagi. Misal kalian kalian mencuci dengan air tetapi menggunakan air yang banyak dan ketika selesai kalian membuang limbahnya di sungai, hal tersebut akan membuat sungai menjadi tercemar dan sulit mendapatkan air bersih. Sementara sumber energy tak terbarukan adalah sumber energy yang berasal dari alam jika digunakan terus menerus akan habis karena proses pembetukannya yang lama. Contohnya batu bara, minyak bumi, dan gas alam.

Mengapa kita harus menghemat energi? Supaya sumber energi yg kita pakai tidak punah atau tidak cepat habis. Terutama untuk sumber energi tak terbarukan karena jika kita menggunakannya terlalu sering energy tersebut akan cepat habis dan akan sangat lama untuk mendapatkannya, perlu waktu sampai jutaan tahun lamanya untuk mendapatkannya kembali. Untuk itu kita harus menghemat energi.
Cara menghemat energy bisa kalian lakukan dengan tindakan tindakan kecil seperti:

  • Mematikan lampu jika tidak digunakan,

(Dari gambar di atas kalian bisa lihat lampunya menyala tetapi karena sudah ada penerangan dari sinar matahari lampunya dimatikan)

  • Mematikan kran jika sudah tidak digunakan

(Setelah selesai mencuci tangan kran dimatikan)

  • Menggunakan sepeda jika jarak rumah ke sekolah dekat

(Selain hemat bahan bakar bersepeda juga menyehatkan)

Dengan beberapa tindakan itu saja kalian sudah menghemat energy. Selain untuk menekan biaya, konservasi energi berarti meningkatkan kapasitas pelayanan dan akses terhadap energy. Konservasi energy berdampak positif pada lingkungan.

 

Jurnalis: Sofie Isfat dan Eka Susanti 9E

Mungkin Anda juga menyukai

1 Respon

  1. Mohamad Nursalim berkata:

    Semoga Spensapo semakin jaya

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.