Hasta Brata

wayang

Hasta Brata dua kata yang berasal dari bahasa Jawa. Hanya dua kata, tetapi memiliki makna yang sangat dalam. Apa arti hasta brata ? Hasta Brata adalah delapan sifat yang harus dimiliki oleh seorang pemimpin. Pemimpin yang ideal menurut ajaran Jawa harus memiliki 8 sifat, yaitu :

  1. Sifat Bumi
  2. Sifat Matahari
  3. Sifat Bulan
  4. Sifat Samudra
  5. Sifat Bintang
  6. Sifat Angin
  7. Sifat Api
  8. Sifat Air

Marilah kita pelajari bersama-sama apa makna yang terpendam dari kedelapan sifat di atas.

  1. Sifat bumi. Bumi digambarkan sebagai tempat yang mampu memberi tempat hidup bagi manusia, hewan dan tumbuhan, artinya seorang pemimpin harus memiliki sifat yang suka memberikan perhatian kepada orang lain, terutama kepada orang-orang yang membutuhkan bantuan dan lemah. Sehingga seorang pemimpin akan selalu berusaha meningkatkan kesejahteraan rakyatnya.
  2. Sifat matahari. Matahari merupakan sumber energi yang menyokong kehidupan, artinya seorang pemimpin harus memiliki sifat selalu memberikan kekuatan. Artinya seorang pemimpin akan selalu menjadi inspirasi dan memberikan semangat kepada rakyatnya dalam menyelesaikan suatu permasalahan. Seorang pemimpin selalu siap untuk membela rakyat yang tertindas. Harapannya rakyat tidak menjadi putus asa, tetapi selalu memiliki semangat hidup.
  3. Sifat bulan. Bulan merupakan cahaya penerang yang muncul pada malam hari yang menjadi penuntun pada malam yang gelap, artinya seorang pemimpin harus memiliki sifat mampu menjadi penuntun bagi rakyat. Sehingga seorang pemimpin dapat selalu mengamalkan ajaran agama dan menjunjung tinggi moralitas.
  4. Sifat samudra. Samudra merupakan tempat yang sangat luas dan lapang yang mampu menampung segala sesuatu, artinya seorang pemimpin harus memiliki sifat lapang dada. Seorang pemimpin harus mau dikritik dan menerima masukan dari rakayt atau dari bawahannya, tanpa melihat siapa yang bicara. Seeorang pemimpin akan selalu menampung keluhan rakyatnya.
  5. Sifat bintang. Bintang menggambarkan posisi yang paling tinggi,  artinya seorang pemimpin harus memiliki sifat yang mampu menghormati dan dihormati. Dengan kata lain rakyat mencintainya, sedangkan lawan akan menyeganinya
  6. Sifat angin. Angin selalu dapat menyusup ke semua tempat,  artinya seorang pemimpin harus memiliki sifat mampu masuk ke segala lini. Seorang pemimpin harus mau masuk ke dalam kehidupan rakyatnya, sehingga akan paham betul apa yang menjadi kebutuhan rakyatnya. Sebelum mengambil keputusan terlebih dahulu seorang pemimpin akan melakukan check and recheck sebagai bentuk ketelitian, supaya tidak ada hal yang terlewatkan. Seorang pemimpin akan selalu behati-hati dalam berbicara (bukan asal bicara), sehingga dapat menjaga keadaan selalu dalam keadaan sejuk dan nyaman.
  7. Sifat api. Api dapat mambakar apa saja mulai dari kertas sampai dengan besi, artinya seorang pemimpin harus memiliki sifat tegas dan lugas, cekatan dan tuntas dalam menyelesaikan permasalahan, selalu konsisten dan objektif, tidak pandang bulu dan tidak memihak.
  8. Sifat air. Air selalu mengalir ke tempat yang rendah,  artinya seorang pemimpin harus memiliki sifat rendah hati dan tidak sombong serta tidak semena-mena terhadap rakyatnya.

Itulah arti yang tersirat dalam hasta brata. Memang sangat sulit untuk mengamalkan kedelapan sifat tersebut. Tetapi kita sebagai manusia yang ditakdirkan sebagai makhluk paling mulia, tidak ada salahnya untuk belajar mengamalkan ajaran nenek moyang. Semoga tulisan ini dapat bermanfaat.

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.